oleh

GIPI Sultra, Sebut Pariwisata di Bumi Anoa Bisa Mendunia

PETASULTRA.COM : KENDARI – Dari hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda)
Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Sulawesi Tenggara (Sultra), menyebutkan bahwa Sultra layak menjadi kawasan Pariwisata Kelas Dunia dan Hub Pariwisata Kawasan Timur Indonesia.

Hal itu berdasarkan letak Geografis Sultra yang berada di kawasan tepatnya ditengah tengah Indonesia. Dimana letak tersebut juga berpotensi kawasan yang teramat sangat hebat dibandingkan dengan kawasan lain di Indonesia.

Kemudian dari hasil Rakerda GIPI ini juga menyimpulkan bahwa potensi Pariwisata Sultra sangat sempurna dan semua merupakan destinasi wisata kelas dunia antara lain, wisata tersebut yakni Pulau, Danau, Gunung , Gua, Air Jatuh , Surving, Arung Jeram , pantai, warisan kerajaan, terumbu karang , kultur yang sangat beragam dan unik, kuliner, histori dll.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua GIPI Sultra, Ir Hugua, Sabtu (6/4/2019). Dijelaskannya bahwa untuk mengoptimalkan posisi tersebut maka GIPI Sultra merekomendasikan Bandara Haluoleo menjadi Bandara Transit ke Katimin dan juga menjadi Bandara Internasional yang paling kurang dapat terbang melalui rute Kendari – Singapore, Kendari – Gaunzo Cina dan Kendari – Delhi India.

Baca Juga  Empat Designer Terbaik Sultra, Bakal Unjuk Gigih di Ajang IFW 2019

” Jadi contohnya seperti posisi Wakatobi sebagai 10 Top Destinasi Pariwisata Nasional (Kepres) dan Cagar Biosfir Bumi oleh UNESCO 2012, dapat menjadi referensi kuat pemerintah pusat untuk memuluskan peningkatan status Bandara Haluoleo menjadi Bandara International khususnya pada sektor Pariwisata dan Haji, “ungkapnya

Selain itu Mantan Bupati Wakatobi dua periode ini mengatakan bahwa
Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Wakatobi merupakan Kawasan Khusus Pariwisata dengan area inti Kabupaten Wakatobi dan Wilayah Pengembanganya meliputi Pulau Buton, Pulau Muna, Pulau Kabaena, Pulau Wawonii dan sebagian Besar Kabupaten/Kota didaratan Sulawesi Tenggara.

” BOP Wakatobi merupakan Kebijakan Khusus pemerintah Jokowi – JK dengan nilai investasi sebanyak 20,5 Triliun Rupiah untuk mengenjot Wisnus dan Wisman demi kesejahteraan rakyat Indonesia terkhusus Sultra, Jika hal ini terealisasi maka kunjungan Pariwisata ke Sultra meningkat dan akan mendorong semua sektor ekonomi lainya bergerak positif demi kesejahteraan rakyat, “beber Caleg DPR RI Dapil Sultra nomor urut 1 dari PDIP ini

Laporan : Falonk

Komentar

News Feed