oleh

Surat Edaran Gubernur-SULTRA No 443.1/1898 Di Anggap Kontroversi Puluhan Pemuda Dan Mahasiswa Lakukan UNRAS

PETASULTRA.COM-KENDARI, puluhan Pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sulawesi Tenggara, lakukan unjuk rasa (UNRAS), menolak Surat Edaran(SE), Gubernur Sulawesi Tenggara yang di anggap sebagai bentuk larangan mudik antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi, Rabu (05/05/2021).

(SE),Gubernur No 443.1/1898 ini dianggap Sebagai bentuk Tekanan terhadap masyarakat yang hendak mudik antar Kabupaten/Kota dalam provinsi.

Tito, dari Gerbong Pemuda LIRA yang tergabung dalam gerakan mengatakan bahwa ” Hari Raya Idul Fitri 1442 H, adalah momen kemenangan bagi Umat Muslim, kenapa pada saat seperti ini seakan-akan pemerintah ambil kebijakan tanpa melihat dampaknya, sementara pusat perbelanjaan besar di Kota Kendari masih terbuka lebar dan juga di masa pemilihan lalu yang jelas berpotensi menimbulkan kerumunan tetapi leluasa saja, tida ada tuh regulasi yang memberatkan seperti ini”.

Ketgam : Masa Aksi Gruduk Pusat Perbelanjaan Lippo Plaza Kendari

Lanjut TITO “Kami sangat menghormati kebijakan Pemerintah untuk larangan mudik antar Provinsi,tetapi tiba-tiba muncul lagi terkait larangan mudik antar Kabupaten terlebih dengan persyaratan yang sangat rumit untuk masyarakat, kami menduga kebijakan ini sarat akan kepentingan”.

Baca Juga  Pererat Silaturahmi, Kabag Humas Mubar Percaya Pers Sebagai Mata Telinga dan Lidah Masyarakat

TITO menegaskan kepada Pemerintah dalam hal ini Gubernur Sultra untuk segera mencabut kebijakan yang di anggap kotrofersi tersebut masa aksi juga telah berhasil mendesak untuk menutup pusat perbelanjaan LIPPO PLAZA yang di anggap berpotensi menimbulkan kerumunan.

ketgam : Masa Aksi mendesak untuk segera menutup Pusat Perbelanjaan Lippo Plazza Krndari yang di anggap bisa menimbulkan kerumunan.

“Saat ini kami juga telah mendesak untuk menuntup salah satu pusat perbelanjaan yang kami anggap berpotensi besar akan menimbulkan terjadinya kerumunan yaitu LIPPO PLAZA. kalau menegakkan Aturan harus rata jangan hanya tajam kepada rakyat kecil ” tutup nya

Komentar

News Feed