oleh

Diduga Oknum PNS Mempertontonkan Perbuatan Tidak Senonoh.

PETASULTRA.COM – BAU-BAU.Mahasiswa Pemerhati Hukum Sulawesi Tenggara
( MPH – SULTRA ), menyoroti perbuatan Syur yang diduga dilakukan oleh Oknum PNS yang berinisial (K), yakni Eks Plt. Kades Bubu, Kec. Kambowa Kab. Butur Tahun 2020 Silam.Jum’at, (22/01/2020)

Al-Hidayat selaku Ketua Umum MPH SULTRA menuturkan kepada awak media PETASULTRA.COM bahwa “Oknum tersebut saya duga telah mempertontonkan perbuatan yang tidak senonoh dalam hal ini yang bersifat Pornografi, apalagi yang bersangkutan itu berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil dan bukan nya di tindaki tetapi malah sekarang dia duduk di kursi salah satu instasi yaitu Dinas Pertanian Kab.BUTUR”.

Lanjut Al-Hidayat, dalam Peristiwa ini pelaku bisa dijerat pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi bahwa “Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp 2. 500. 0000,00. (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) dan paling banyak Rp 6. 000. 000. 000,00.(Enam Milyar Rupiah).” serta Peraturan Pemerintah RI Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Baca Juga  PT. SRA Investor "GILA" yang Berani Berinvetasi di Muna

Atas kejadian yang sangat tidak patut di lakukan oleh seorang Oknum PNS tersebut ketua MPH SULTRA yang sudah mengantongi bukti yang kuat berniat untuk mengusut tuntus dan membawa kasus ini ke Mapolda Sultra.

Ketua MPH SULTRA mempertegas bahwa “kami akan usut tuntas hal ini ke Mapolda Sultra, karna saya sudah pegang bukti terkait hal itu seperti Video.” Tuntutan Ketua umum MPH antaralain:
“1. Meminta Kepada Polda Sultra agar sekiranya secepat mungkin Menangkap,Memeriksa,dan Menetapkan sebagai tersangka pelaku dalam video Syur tersebut.

  1. Meminta Kepada Polda Sultra agar dalam penanganan kasus tersebut masih menjunjung nilai-nilai integritas yang tinggi”.tutupnya

Komentar

News Feed