oleh

Kades Andoolo Utama Konsel,kecewa terlambatnya gaji aparat Desa.

PETASULTRA.COM,KONSEL – Kepala Desa Andoolo Utama, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mempersoalkan gaji aparat yang sampai hari ini belum dituntas kan oleh Pemerintah Daerah Suyanto Selaku Kepala Desa sangat kecewe,bahkan ia akan Demo bila nantinya dalam waktu dekat ini honor Aparat tidak dituntaskan.

Suyanto saat ditemui dikantornya mengatakan, Jadi begini honor kepala desa dengan KU dengan semuanya yang ada didesa itu sudah tujuh bulan belum cair baru baru ini ada pencairan di Anggaran Dana Desa (ADD) ,honor dengan semua itu hanya tiga bulan masih tersisa 4 bulan jadi uang itu dikemanakan.ujar Suyanto pada awak media

Lanjutnya,uang itukan ada kalau tidak ada kenapa tidak disampaikan di kepala desa minimal ada rapat,ada rapat umum koordinasi di instansi Bappeda supaya jelas kenapa bisa tertunda.

“Kaya Desa Andoolo Utama ini, kasian setiap hari berkantor terus honornya mereka berapa untung saya tambahkan lewat PAD lebih besar dari uang negara jadi Andoolo Utama ini gajinya sebesar 1 juta lebih saya tambahkan PAD saya,

Baca Juga  Mempermudah Akses Layanan Informasi, Rupbasan Kelas 1 Kendari Terjunkan aplikasi Web "Sipasti Rupbasan Kendari"

bukan saja terjadi di andoolo utama,namun seluruh desa yang ada di Kabupaten konsel.

jadi seharusnyakan tujuh bulan tapi baru cairkan tiga bulan yakni Januari Februari,Maret. Sedangkan april, mei, juni jadi sekarang bulan 10 yah jadi skarang juli,agustus,september,oktober jadi empat bulan ini belum terbayar jadi 4 bulan ini uangnya dimana,? uang itu sudah masuk di APBD.keluh Suyatno

Saya Waktu Rapat di kantor Bupati sudah saya usulkan ini pake tegangangan tegangan tinggi juga. tapi nyatanya juga hanya cair tiga bulan ada apa pertanyaan saya seharusnya ada rapat kembali rapat ulang supaya kami tau keterlambatan pencairan,uang itu dipakai ini dipakai ini harus jelas .

sampai sekarang ini belum jelas masalahnya beginikan rawan diiringi di DPR kek ada rapat koordinasi diBappeda harus dijelaskan terpotong,terpangkas apa bunyinya lain itu harus ada alasannya tidak ada alasan.

‘”saya akan demo besar besar demo akbar nanti Desa Andoolo Utama yang pimpin percaya saya nanti.”Kalau takut kemarin saya tidak berani bunyi dirapat umum saya bunyi ada kadis ada camat ada bupati ada semuannya dari provensi disaksikan banyak orang rapat saya bunyi ini haknya kepala desa kenapa saya harus takut, saya akan demo besar besaran demo akbar ini kalau ini sampai tidak terilisasi 4 bulan cepat, percaya saya jadi ini saya sudah seting ini sangat sangat berbahaya ini

Baca Juga  Lakukan Riset Saat Dipinang, Bachrun: Tak Ada Celah "Benci" Rusman

kenapa justru momen momen pilkada ini dihambat hambat ini dulu tidak pernah dihambat di konsel, inikan uang besar,ini bukan uang sedikit anggap saja lah kalau 1 desa ini ada sekitar 50 juta atau lebih atau 100 juta misalkan kali 338 desa berapa itu bunyi itu uangnya. Tegas Suyatno

Komentar

News Feed