oleh

Kuasa Hukum Tiran Sebut Izin PT KDI Tidak Sesuai Prosedural

PETASULTRA.COM,.KENDARI – Soal polemik terminal khusus (Jetty) yang dikelaim PT Kelompok Delapan Indonesia (PT KDI) akhirnya mendapat tanggapan serius oleh kuasa hukum PT Tiran Indonesia (TI),Murlianto,SH,.MH.

Tak main-main, Murlianto mengaku bakal melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib,
sebab, PT. KDI dalam mengklaim lokasi jetty, merupakan tindakan yang sangat tidak berdasar.

Karena, izin terminal khusus (Jetty), kata murlianto sudah dikantongi oleh PT. Tiran, sesuai dengan prosedur.

“Atas dasar itulah kami melakukan pengoperasian terminal khusus (Jetty), sebab sudah sesuai dengan prosedur dan telah mendapatkan rekomendasi dan izin tersus dari Pemerintah Daerah dan Pusat,” kata Murlianto pada Rabu, (18/05)

Lebih lanjut, iya juga menjelaskan penerbitan izin terminal khusus, bukanlah tindakan serta merta, karena harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita meminta agar PT Kelompok Delapan Indonesia untuk tidak pernah merasa menguasai dan mengaku pernah melakukan pembebasan karena sebaliknya wilayah tersebut telah dibebaskan oleh PT Tiran Indonesia untuk masyarakat”, jelas dia.

Belum lagi, masih dia PT. KDI dengan sengaja memasuki wilayah jetty PT Tiran dan dengan cara memasang papan plang.

Baca Juga  Bupati Ruksamin Serahkan Bantuan Bagi Penerima Manfaat Pekarangan Pangan Lestasri (P2L)

” Ini sudah sangat jelas tindakan yang mereka lakukan merupakan tindak pidana, karena telah menghalangi aktifitas pertambangan,”

Komentar

News Feed