oleh

Format Konut : PT BMI Dan PT MAS Apakah Kebal Hukum?

Konawe Utara, Peta Sultra.Com.

Dalam Beberapa Belakangan Ini Beberapa Persoalan Yang Terjadi Di Bumi Oheo masih Menjadi Perhatian Khusus Para Mahasiswa Dan Aktivis Konawe Utara Pasalnya Maraknya Aktivitas Ilegal Mining Di Bumi Oheo Tidak Dapat Di tolerir Lagi mulai Dari Pencemaran Lingkungan , Kasus Perambahan Kawasan Hutan Dan Beberapa Kasus Pertambangan lainnya.

Kali ini Lembaga forum mahasiswa dan masyarakat Konawe Utara (Format -Konut) Menyoroti Aktivitas Pertambangan PT Bintang Mining Indonesia (BMI) Dan PT Mineral arta sejahtera (MAS) Yang Di Duga Masuk Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) serta di duga Tanpa Izin usaha pertambangan (IUP)

Iyang moita Saleh (Ketua Umum) menjelaskan Menurut Pantauannya Aktivitas Pertambangan PT BMI Dan PT MAS Di Duga masuk Dalam Kawasan Hutan Dan Tanpa IPPKH dan Sesuai titik Koordinat yang kami dapatkan di lapangan sehingga Menurutnya Ini jelas Melanggar Ketentuan UU Kehutanan No 41 Tahun 1999 Denda dan Hukumannya Jelas.

Putra Asli Konawe Utara ini menambahkan Bahwa PT BMI pernah Dilakukan Police line oleh Tim gabungan Polda sultra dan Polres Konut namun selang beberapa Minggu perusahan Tersebut kembali Beraktivitas Seakan Kebal Hukum, Ucapnya dengan anada kesal

Berdasarkan pantauan kami di lapangan PT BMI Ini Dan PT MAS masih aktif juga melakukan penjualan Ore nikel Dengan Dugaan Memakai Dokumen serta Tersus milik Perusahan lain, Dalam arti lain ada Perusahan Yang membantu memuluskan penjualan ore nikel Kedua perusahan Tersebut dengan cara meminjamkan dokumennya ,ucap iyang

Nah Dengan tambahan Dugaan Pelanggaran ini Kami Meminta Dan Mendesak aparat Penegak Hukum (APH) Serta Gakkum KLHK RI Agar Segera Melakukan Penyelidikan Dan Investigasi terkait Dugaan Ilegal mining ini Dan Kami Akan Presure Dengan Aksi Unjuk Rasa.

Jika terbukti kami meminta aparat penegak Hukum (ApH) untuk menghentikan aktivitas dan Menangkap Direktur kedua perusajan tersebut dan meminta juga tim Gakkum KLHK RI Wilayah Sulawesi Agar memberikan Denda yang Sangat Besar Karena Disana Jelas ada Kerugian Negara

Untuk itu pihaknya juga Meminta agar Kapolres Konawe Utara Turun dari Jabatannya Karena Di Duga lemah di Hadapan Kedua Perusahan Tersebut, Tutup iyang

Hingga sampai saat ini Tim media masih berusaha menghubungi pihak Terkait (PT Bintang Mining Indonesia Dan PT Mineral arta Sejahtera ) Untuk diminta keterangan Terkait Dugaan aktivitas Pertambangan Di dalam kawasan Hutan dan Dugaan Tanpa Izin usaha Pertambangan (IUP

(Ketgam : Police Line tim gabungan Polda Sultra dan polres Konut yang Diduga milik PT BMI)

(Iyang Moita Ketua Format Konut)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.