oleh

Tiga Perusahan Di Konawe Utara Gugat Dirjen Minerba, Berakhir Penolakan.

PetaSultra.Com

Polemik tanah merah perusahaan di blok mandiodo Kabupaten Konawe Utara (konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (sultra) antara PT. Karya Murni Sejati 27 (PT. KMS27) PT James Armando Perkasa Dan PT hafar Indotech dan Dirjen ESDM RI berakhir penolakan PTUN Jakarta. rabu(23/03/22)

Pasalnya PT. Karya Murni Sejati 27 (PT. KMS27) kembali menggugat mantan dirjen minerba dibuktikan pada press realese direktur perusahaan tersebut.

Dalam press realese tersebut, dilansir dari indeks.co.id direktur PT. Karya Murni Sejati 27 Tri Witcaksono, mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki Sertifikat C&C terlebih dahulu, kemudian dicabut dan diberikan ke PT Antam. Setelah ditelusuri, rupanya terdapat konflik kepentingan dalam tindakan tersebut.

Kemudian dari dasar itulah pihak PT. Karya Murni Sejati 27 (PT. KMS 27) bersama PT James Armando Perkasa (JAP) PT Hafar Indotech Melakukan gugatan dengan nomor register : 55 PK/TUN/2022.

Dalam surat tersebut pemohon adalah PT. Karya Murni Sejati 27 Dan PT James Armando Perkasa (JAP) PT Hafar Indotech dan termohon /Terdakwa Direktur Jenderal Mineral Dan Batu Bara,Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, berakhir dalam amar putusan di TOLAK.

Baca Juga  Kejari Konsel,Tetapkan Dua Tersangka dalam kegiatan Swakelola di dispar.

Komentar

News Feed