oleh

Konpar Sultra,angkat suara terkait jalan poros unaaha abuki yang terbengKalai

Petasultra.com,.Konawe – Menaggapi tetang mangraknya perbaikan Jl.Poros Unaaha-Abuki pada tahun 2021 yang sampai hari ini belum menemui titik terang Koordinator Lapangan Konsorsium Relawan Pejuang Aspirasi Rakyat Kembali Angakat suara. Kendari, minggu 13/03 /2022

Dendi Aditia Selaku menyatakan, ” Mangkraknya perbaikan Jl. Poros Unaaha-Abuki mengakibatkan lumpuhnya sendi-sendi perekonomian masyarakat yang terhubung di Empat Kecamatan, dan Dua kabupaten sehingga mengurangi pendapatan masyarakat khususnya petani dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang secara tidak langsung mematikan sumber mata pencarian masyarakat yang merasa resah dengan kondisi jalan yang rusak parah dan di tambah lagi penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) yang di sebabkan Debu Jalan yg di akibatkan oleh mangkraknya perbaikan Jalan Poros Unaaha-Abuki”.

“Untuk perbaikan Jl. Poros Unaaha-Abuki telah di lakukan pengangaran di tahun 2021 dengan pagu anggaran Rp. 9.285.000.000.00 dengan nilai kontrak Rp. 8.870.000.000,00 namun ironisnya sampai hari sudah menginjak tahun 2022 proses perbaikan jalan tersebut belum selesai atau mangkrak ini kemudia menimbulkan pertanyaan besar untuk masyarakan”

Baca Juga  Terkait Dugaan Maladministrasi Penerbitan IPPKH PT KMS 27, KMPPI Desak KPK RI Periksa Oknum Oknum Yang Terlibat

“sementara itu pada awal Januari tahun 2022 kami yang tergabung dalam Aliansi turun melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Dinas PUPR dalamhal ini Dinas Binamarga untuk memperjelas peroses pengerjaan jalan tersebut dan kami di mediasi langsung oleh Kabid Binamarga Namun kami tidak mendapatkan jawaban yang jelas mengenai mangkraknya pembangunan jalan poros Unaha- Abuki”.

“pihak Dinas Binamarga hanya mengatakan bahwa pihak kontraktor pemenang tender yaitu PT.Cahaya Bumi Global Nusantara tidak sanggup lagi untuk melanjutkan pekerjaan, sehingga pihak Binamarga melakukan pemutusan kontrak tanpa menjelaskan alasan dan kendala kontraktor sehingga tidak sanggup untuk melanjutkan pengerjaan jalan poros Una’aha – Abuki, selain itu pihak Binamarga juga menjelaskan bahwa pengerjaan jalan tersebut sudah dikerjakan dengan volume 61% dengan penyerapan anggaran 35%. berdasarkan penjelasan tersebut kami berkesimpulan bahwa banyak kerancuan dalam proses pengerjaan jalan poros Unaha-abuki”.

“Untuk itu kami meminta pihak inspektorat agar segera mengaudit tentang mangkraknya perbaikan jalan poros unaaha-abuki, dan DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Agar segera mengatensi terkait persoalan Mangkraknya Perbaikan Jalan Poros Unaaha-Abuki karna persoalan ini telah meresahkan masyrakat”.

Baca Juga  Ketua LPMP Sultra: Keliru Besar Jika Pemda Konsel Memberikan izin PT.Asmindo

“Apabila persoalan mangkraknya perbaikan jalan poros Unaaha-Abuki belum menemui titik terang maka kami akan melaporkan persoalan ini di Aparat Penegag Hukum (APH) karna di sinyalir adanya dugaan tindak pidana korupsi”, Tegasnya

Komentar

News Feed