oleh

Dugaan Aktivitas Di Dalam Kawasan Hutan PT Arga Morini Indah,GMPT :Pembiaran Atau Kebal Hukum?

PetaSultra.Com

Sulawesi Tenggara adalah cadangan Nikel Terbesar Atas Dasar Inilah Sultra menjadi sasaran Pengusaha Untuk melakukan invenstasi dibidang Pertambangan Namun Dalam Kegiatan Pertambangan Banyak Perusahan Pemilik IUP Melakukan Kegiatan Dengan Tidak Memerhatikan Aturan maupun Kaida Kaidah Pertambangan Yang Sesuai Undang Undang Yang Berlaku.

Muh. Risdal Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Pemerhati Tambang (GMPT) Menduga ada Aktivitas Pertambangan PT Arga Morini Indah (AMI) yang Tidak sesuai Dengan Regulasi Undang Undang.

PT AMI dengan luas wilayah 2.834.96(ha) dengan No SK 219/DPMPTSP/VII/ Tahun 2020 dari luasan itu PT AMI Dugaan kami sama sekali tidak memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) bisa juga dilihat langsung di data minerba one Map. Ujarnya

Dugaan aktivitas PT AMI Didalam kawasan Hutan Tanpa IPPKH (Sumber GMPT)

Menurutnya ini merupakan Pelanggaran yang sangat Fatal dan sampai hari ini belum ada teguran atau Sanksi Tegas Dari aparat Penegak Hukum

“Yah Sangat jelas Perusahan Ini Dugaan Kami melakukan Kegiatan eksplorasi Dan Eksploitasi Di Koordinat HPT Tanpa IPPKH Dan Sudah beberapa tahun melakukan aktivitas tersebut tapi belum ada sanksi administrasi dari aparat penegak hukum. Ujar risdal

Baca Juga  Di Duga Leluasa Menggarap Ore Nikel Dikawasan Hutan Tanpa IPPKH ,PT Arga Morini Indah Bakal Di laporkan Ke Mabes Polri Dan KLHK RI

Tambahnya mahasiswa Hukum ini ,Maka Dengan Adanya Dugaan Kegiatan Pertambangan Didalam Kawasan Hutan PT Arga Morini Indah (AMI) Kita laporkan Terlebih Dahulu di Aparat Penegak Hukum (Dalam Hal ini Kejati Sultra, Balai Gakkum wilayah Sulawesi, Dinas Kehutanan Sultra Serta Polda Sultra)

Hal ini kami Lakukan Agar Ada Supremasi Hukum dan Tidak ada Yang Benar Benar Kebal Hukum Di Bumi Anoa Sulawesi Tenggara.

Untuk Perimbangaj Berita Kami masih Mencoba menghubungi Pihak Terkait untuk di Mintai Keterangannya.*Tim

Komentar

News Feed