oleh

Bicara Fakta Pernah Dipecat Peradi Mantan Klien Digugat Ganti Rugi 500 Juta

PETASULTRA.COM – SURABAYA. Pemberitaan Vera Widjaya ramai belakangan disebabkan dirinya diputus Hakim Pengadilan Negeri Surabaya harus ganti rugi 500 juta pada mantan Pengacara nya karena perkataan ibu yang telah bercerai dengan suaminya dan mengasuh 3 anak bertanya tentang fakta sang pengacara tetapi malah dianggap penghinaan dan digugat.

Keadilan dirasakan Vera tak ada pada Pengadilan usai dirinya diputus bersalah oleh Hakim tunggal PN Surabaya karena Vera mengangap dirinya tak pernah melakukan penghinaan karena apa yang diucapkan hanya fakta yang dipertanyakan langsung ke Albert saat itu.

Dari ucapan Vera tersebutlah dimanfaatkan Albert untuk melakukan gugatan Sederhana di PN Surabaya dengan denda fantastis hingga 500 juta. Dimana kasusnya berawal dari Albert selaku pengacara Vera saat itu meminjam uang Vera sebesar 50 juta Rupiah untuk renovasi rumahnya dengan janji segera dikembalikan.

Karena belum dibayar dengan waktu yang ditentukan Vera akhirnya menagih utang tersebut pada Albert karena uangnya berasal dari Vera meminjam kerekannya tetapi hal tersebut tak membuat Albert membayar utangnya tetapi malah marah sehingga memancing emosi Vera yang lakukan pertanyaan pada Albert tentangnya.

Pertanyaan pada Albert saat itu yakni apakah Albert pernah di pecat Peradi selain itu saya juga mengatakan. “Apakah Albert seorang calon Pendeta berupaya makan uang kliennya. Tetapi Albert telah mempersiapkan securitynya merekam ucapan saya dan itu dijadikan alat bukti menggugat saya sekarang.” Ucapnya.

Baca Juga  Gaji Karyawan Tak sesuai UMK,(FMP) SULTRA akan Laporkan PT DSS

Laporan polisi awalnya dilakukan Albert ke Polrestabes Surabaya sehingga dirinya sempat dipanggil guna dimintai keterangan. “Dipanggil sekali penyidik Polrestabes Surabaya saat itu. setelah saya menjelaskan duduk persoalannya didepan Penyidik hingga saat ini tak pernah dipanggil lagi.” Jelas Vera.

Karena laporannya tak berlanjut selanjutnya Albert melakukan gugatan sederhana di PN Surabaya dan akhirnya Hakim memutuskan Vera bersalah serta harus melakukan ganti rugi sebesar 500 juta ke Albert atau akan disita rumahnya di Malang bila tak mampu membayar.

GW Thody SH MH dan rekan kuasa hukum Vera saat ini telah melakukan memori keberatan pada putusan Hakim PN Surabaya tersebut dan kasus ini menunggu putusan Hakim. Pada gugatan yang telah diputus Hakim ini dijelaskan Albert. Dirinya tak pernah meminjam uang pada Vera dan uang 50 juta tersebut diberi untuk DP gugatan PKPU pada mantan suami Vera tetapi tak jadi dilakukan tetapi uang tersebut tak bisa dikembalikan.

Vera menjelaskan, “Usulan gugatan PKPU itu adalah usulan Albert pada saya dan belum pernah saya setujui karena fee nya diminta 500 juta dan saya tidak memiliki uang sebanyak itu dan kenapa yang disampaikan di muka Pengadilan berbeda dengan fakta yang sebenarnya.” Ungkapnya dengan sesegukan.

Baca Juga  Cegah Penyalahgunaan Data Kependudukan Polda Sultra Di Minta Tindak Penjual Kartu SIM Registrasi

Albert sendiri diketahui melakukan gugatan berikutnya yakni menggugat ganti rugi 500 juta berikutnya pada Vera dengan kasus baru yakni mengatakan Vera tak membayar Fee nya pada penanganan kasus gugatan di Surakarta yang menurut Vera fee tersebut telah lunas dibayar dengan cash.

Kata Vera. “Waktu itu saya bayar cash 650 juta yang 500 juta diminta Albert untuk jasa Hakim dan yang 150 juta untuk fee dirinya dalam menangani kasus ini. Waktu itu dilakukan di rumah makan Bu Rudy di jalan Dharma Husada Surabaya. Selain itu juga sukses fee 3 % untuk istri Albert dari nilai obyek sengketa.” Paparnya.

GW Thody SH MH kuasa hukum Vera yang baru usai mengikuti sidang pertama gugatan kedua pada Vera menjelaskan. “Harusnya memori keberatan yang dilayangkan kami wajib dicermati Hakim karena dalam hal ini klien kami tidak pernah bersalah pada ucapannya. Yang diucapkan pada klien kami adalah fakta bahwa Albert telah dipecat permanen dari Peradi walau dalilnya hal tersebut dibatalkan di PN Surakarta.” Terangnya.

Baca Juga  Tega Penjarakan Ayah dan Bibinya, Anak di Muna Menuding Keduanya Telah Berselingkuh

Pada ucapan Vera pada Albert Calon Pendeta makan uang saya menurut Thody itu juga fakta, “berdasarkan bukti P9, 10 ada lampirkan fotocopy Direktur pasca Sarjana Sekolah Tinggi Teologi Kingdom dan kartu Mahasiswa itu adalah calon Pendeta. Dan dia meminjam uang klien saya dan tidak dikembalikan itu juga fakta. Jadi tak ada yang salah pada ucapkan klien saya.” Katanya.

Gugatan kedua menyebutkan kliennya belum membayar fee pada Albert Thody mengatakan itu sangat tidak benar, “klien saya telah membayar 650 juta tunai di rumah makan Bu Rudy tetapi pengacara ini tak memberikan tanda bukti pembayaran dengan alasan tidak pernah memberikan bukti tanda terima pada semua kliennya. Ini akan kami pertanyakan dan kenapa sekarang ditagih lagi dengan gugatan kepengadilan padahal jelas – jelas telah dibayar.” Tutupnya. (Juliman)

Komentar

News Feed