oleh

Tega Hakim Putus Bersalah Janda Tiga Anak Dengan Ganti Rugi 500 Juta

PETASULTRA.COM – SURABAYA. Vera wanita sebatang kara telah bercerai dari suaminya. Perceraiannya membuat Vera harus menanggung biaya hidup tiga anaknya karena hak asuh jatuh pada dirinya. Selain tak diberi nafkah hidup sang mantan suami dan mertua masih melakukan gugatan hukum atas dirinya.

Dari gugatan hukum tersebut akhirnya Vera harus mencari pengacara membela dirinya sehingga diperkenalkanlah Albert Riyadi sebagai Pengacara oleh rekan Vera.

Biaya jasa Pengacara yang cukup besar sebenarnya dirasakan Vera untuk membayar Albert tetapi Vera mengaku penanganan kasusnya tidak ada yang berakhir memuaskan karena perkara akhirnya dicabut oleh penggugat tetapi Albert tak pernah berterus terang pada Vera soal gugatan telah dicabut.

Masalah terjadi karena Albert mengusulkan pada Vera agar melakukan gugatan PKPU pada mantan suami karena tak pernah memberi biaya seperti yang dijanjikan pada putusan perceraian Vera. Tetapi biaya penanganan gugatan PKPU yang cukup fantastis membuat Vera urung melakukan gugatan PKPU karena tidak memiliki biaya.

Setelah memutuskan tak melanjutkan gugatan PKPU pada mantan suaminya suatu hari Albert melakukan peminjaman uang pada Vera sebesar 50 juta dengan alasan untuk melakukan service rumahnya dan berjanji segera mengembalikan uang pinjaman tersebut.

Baca Juga  JELANG HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H. POLRES BOMBANA SIAPKAN 13 EKOR SAPI PLUS 1 EKOR KAMBING UNTUK DI QURBANKAN

Vera yang tak memiliki uang sebanyak itu akhirnya berupaya meminjam uang rekannya untuk diberikan pada Albert dimana cara pengambilannya diambil cash di Teller bank BCA cabang Supermall dan tidak diberikan kwitansi dengan alasan terburu – buru.

Karena janji segera dikembalikan dan uang tersebut merupakan pinjaman pada rekannya membuat Vera memberanikan diri meminta kembali uang yang dipinjam Albert tersebut. Bukan dikembalikan Vera malah mendapat marahan dari Albert dan menyudutkan Vera sehingga membuat Vera terpancing emosinya.

Merasa uangnya tak akan segera kembali Vera pun pamit pulang. Tetapi hal tersebut tak membuat Albert puas dirinya terus memancing emosi Vera membuat dirinya kembali turun dari mobil dan langsung marah pada Albert.

Seperti memang bertujuan menjebak Vera Albert pun meminta seorang security merekam semua kata ucapan Vera yang terpancing emosinya. Vera pun sempat mengucapkan kata pertanyaan pada Albert.

“Saya tanyakan apa Albert adalah Pengacara yang sudah dipecat dari organisasi Advokat Peradi. Saya juga mempertanyakan apakah Albert calon Pendeta berupaya makan uang kliennya. Tapi saya gak tau kalau Albert diduga telah merencanakan memancing emosi saya dan melakukan perekaman video sebagai bukti melakukan upaya hukum kepada saya.” Kata Vera menjelaskan pada awak media di Manyar Surabaya Selasa (19/10/2021).

Baca Juga  Akibat Tindakan Kekerasan Terhadap Mahasiswa, KasatPol PP Provinsi Sultra di Copot

Tersinggung dengan perkataan Vera Albert melaporkan perkataan Vera kepada Polrestabes Surabaya dengan Nomor laporan LP B/1033/11/RES.1.18./2020/SATRESKRIM tanggal 23 November 2020. Vera akhirnya dipanggil Penyidikan Polrestabes untuk dimintai keterangannya dan setelahnya tak pernah dipanggil kembali.

Usai laporan Polisinya tak berlanjut Albert pun menggugat Vera dengan gugatan sederhana melalui Pengadilan Negeri Surabaya dimana persidangan nya dipimpin Hakim Tunggal Slamet Suripto SH. M.hum dan akhirnya memutus Vera bersalah dan harus membayar ganti rugi sebesar 500 juta.

Hal tersebut sekarang membuat Vera bingung harus mencari keadilan kemana. “Saya bingung waktu putusan itu 1 harian saya muter – muter di Pengadilan adakah yang dapat membantu saya dalam menegakkan keadilan, tapi saya tidak menemukan satu orangpun di Pengadilan yang dapat membantu saya saat itu.” Jelasnya.

Sementara kuasa hukum Vera GW Thody SH MH yang mendampingi Vera atas putusan bersalah Hakim tersebut upaya memori keberatan telah dilayangkan kepada PN Surabaya.

Thody menjelaskan. “Pada putusan Hakim apa yang dikatakan klien saya bersalah itu bukan hal fitnah. Itu hal Fakta karena Albert pernah dipecat oleh Peradi Jatim walau dia melakukan gugatan membatalkan putusan tersebut.” Jelasnya.

Baca Juga  Ombudsman Sultra Kawal Dugaan Malapraktik Oleh Oknum dokter Bahteramas

Tambah Thody lagi, “pada alasan ucapan klien saya bahwa ‘Calon Pendeta Makan Uang Saya’ itu juga fakta karena pada bukti P9 dan P10 dia lampirkan fotocopy Direktur pasca Sarjana Sekolah Tinggi Teologi Kingdom dan kartu Mahasiswa itu adalah calon Pendeta. Dan dia meminjam uang klien saya dan tidak dikembalikan itu juga fakta. Jadi tak ada yang salah pada ucapkan klien saya.” Bilangnya. (Juliman)

Komentar

News Feed