oleh

Hipmi Wajo: UMKM di Daerah Sudah Waktunya Masuk di Pasar Digital Online

PETASULTRA.COM, Wajo – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sewajarnya menjadi tonggak ekonomi daerah di Kab. Wajo, hal ini perlu didorong bersama untuk terlibat aktif dalam digitalisasi. Sejauh ini, UMKM belum maksimal dalam memanfaatkan peluang itu.

“Hal ini bisa kita saksikan, jarangnya pelaku UMKM yang berbasis digital,” ungkap Ketua Umum BPC Hipmi Wajo, Boy Panji Adikumoro pada Kamis (17/06/2021).

Selanjutnya Ketua Umum BPC Hipmi Wajo mengatakan, Wajo punya banyak pengusaha hebat dan terlebih pemuda-pemuda kreatif dalam dunia usaha, namun bukan hanya terhambat persoalan modal, pelaku UMKM juga terkendala masalah jaringan pasar.

“Hasil dari Rakerda XV BPD Hipmi Sulsel di Makassar tadi siang menekankan bahwa Hipmi haruslah penjadi poros kebangkitan ekonomi utamanya di daerah, hal ini kemudian menjadi energi untuk bersama-sama membangun UMKM yang ada di Kab. Wajo,” tuturnya.

Menurutnya, di tengah hingar-bingar kemudahan promosi yang bisa diakses di media sosial online, hal ini kurang dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Dikarena keterbatasan kemampuan, minimnya pendampingan dari pemerintah maupun swasta akan pemahaman tentang digitalisasi, dan potensi media sosial sebagai sarana promosi.

Baca Juga  Peringati hari jadi kecamatan meluhu yang ke-15 karang taruna kecamatan adakan pertandingan olah raga.

“Hipmi tentu akan berusaha sebaik mungkin dan mengajak masyarakat atau pelaku UMKM untuk berkolaborasi agar adanya peningkatan usaha, sudah saatnya usaha kita hari ini berbasis digitalisasi guna memperluas pemasaran produk,” tambahnya.

Pengusaha hari ini harus berani berinvestasi dalam peningkatan kualitas produk, mulai dari peningkatan pengemasan produk, mutu dan daya saing, sosial media, investasi ke Ads, atau bahkan menggunakan jasa profesional digital marketing dan tentu semua itu memang membutuhkan biaya, semakin luas informasi produk maka akan semakin luas peluang pasar yang akan tercipta. (Mka)

Komentar

News Feed