oleh

Kuasa Hukum Pensiunan Polri Polisikan Bank Mandiri Raha

PETASULTRA.COM-MUNA, Kuasa Hukum, Abdul Razak Said Ali & Patners polisikan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk KCP MMU Raha terkait dugaan tindak pidana penggelapan atas gaji pensiun milik kliennya atas nama La Pali, pensiunan Polri.

Hal itu menyusul tak ada jawaban dari pihak Bank Mandiri hingga batas waktu yang telah ditentukan atas surat somasi yang dilayangkan pada 28-31 Mei 2021 lalu.

Langkah tersebut diambil karena A.R. Said Ali sangat menyangkan sikap Bank Mandiri yang tak acuh dan terkesan menyembunyikan sesuatu hal.

“Siang tadi kami ke Polres Muna dengan membuat Laporan Polisi Nomor : LP/B/131/VI/2021/SPKT/POLRES MUNA/POLDA SULTRA, atas dugaan awal terjadi tindak pidana penggelapan atas gaji pensiun milik klien kami,” terang Razak pada media ini, Senin (1/6/2021).

Polres Muna juga diminta dapat bekerja secara maksimal agar menjadikan perkara tersebut terang benderang, mengingat kliennya yang merupakan debitur Bank Mandiri itu adalah seorang pensiunan Polri.

“Kami anggap perkara ini sangat serius, banyak kejanggalan apalagi pihak bank mandiri saat ini terkesan menutup diri dan mengabaikannya,” ungkapnya.

Baca Juga  Corona Masih Mewabah, Bupati Muna Tak Bosan Ingatkan Masyarakat Jaga Imun Tubuh

A.R. Said Ali kembali menekankan jika perkara yang menimpa kliennya bukan saja sekedar nominal, melainkan bagaimana Bank Mandiri harus jujur dan transparan memberikan klarifikasi bukan seperti main kucing-kucingan.

Seperti dicontohkannya, pada awalnya setiap bulan kliennya dengan sisa gaji normal setelah potongan angsuran kredit dapat membeli tiga ekor ikan, namun karena adanya tambahan potongan diluar perjanjian (akad) kredit sehingga hanya mampu membeli satu ekor ikan.

“Apalagi sampai harus mengutang ke pihak lain untuk mencukupi biaya hidup dimasa pensiun. Inikan perbuatan yang tidak manusiawi bagi seorang pensiunan, jadi menurut kami ini persoalan serius,” tegas Razak.

Silahkan saja jika Bank Mandiri menganggap perkara ini adalah hal biasa atau hal kecil ataupun bahkan mengabaikan.

“Tapi kami tegaskan akan mengambil semua langkah hukum dan mengawal proses ini tentu kami yakin polres muna dapat membongkar perkara ini secara terang benderang,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bank Mandiri Cabang Raha, Yanti BT. Raman, mengaku telah bersurat yang disampaikan bawahannya kepada yang bersangkutan dalam hal ini La Pali selaku Debiturnya di Bank Mandiri.

Baca Juga  Debitur Bantah Terima Balasan Somasi Bank Mandiri Raha, Akbar: Ayah Saya Sampai Sakit

“Terlampir surat dari bank mandiri langsung penjelasan dan debitur telah membacanya,” singkat Yanti saat dikonfirmasi melalui Whatsappnya.

Sedangkan menanggapi terkait langkah kuasa hukum debiturnya tersebut yang telah membuat laporan polisi atas dugaan tindak pidana penggelapan atas gaji pensiun, Yanti menyebut telah ada tim dari Bank Mandiri yang tangani.

“Kami sudah tau pak (laporan polisi). Terima kasih,” tutupnya.

Penulis: Arto Rasyid

Komentar

News Feed