oleh

Berbagai Lembaga Siap Membela Ketertindasan Masyarakat Motui Dari Aktivitas PT. OSS.

SULTRA | Polemik Debu Dan Limbah Batu Bara PT.Obsidian Stainless Steel (OSS) Kian Hari mencuat Kepermukaan, Pasca Mahasiswa dan Masyarakat Telah Melakukan Berbagai Upaya Untuk Menyelesaikan Masalah Tersebut Dengan Mandiri, Kini Banyak Lembaga Yang Siap Membantu Mereka Dalam Memikirkan Masalah Debu batu bara dan Limbah.

Senin, 26, April 2020 Mahasiswa Dan Masyarakat Motui yang sempat hadir  Telah Melakukan Pertemuan Di Kampus UHO, Hasil Pertemuan Menghadirkan kesepakatan Bahwa Puluhan Lembaga Akan Melakukan Aksi Demonstrasi.

Lembaga Tersebut Terhimpun Dalam Aliansi Masyarakat Korban PT OSS KEC.MOTUI ( AMK PT.OSS ) , Kordinator AMK PT.OSS Iksan Binsar Saat Di Temui Di Salah Satu Kedai Di Kendari Mengungkapkan Dengan melibatkan Banyak Pihak Mereka berharap Perusahaan Mega industri PT.OSS Bisa Serius Menangani Masalah Besar yang Ada Di Motui.

“Kami Mahasiswa dan Masyarakat Motui Telah Melakukan Berbagai Upaya Agar Perusahaan segera Menyelesaikan Ataupun meminimalisir Debu batu bara Dan Limbahnya, Namun Karena PT.OSS melihat Kami Hanya Sekumpulan Mahasiswa dan masyarakat Yang Kecil dan Tidak Memiliki Power, Maka Kami Menggalang Dan Mengajak Berbagai Lembaga Untuk ikut Serta Membahas proses penyelesaian Masalah kami di Motui ” Ungkap Iksan.

Baca Juga  PP JAMINDO : INDONESIA TAKUT LOCKDOWN KARENA PEMERINTAH TAKUT KRISIS MONETER!!! SOLUSI JUGA NGGAK ADA???

Di Tempat Berbeda, Ketua HmI MPO Cabang Kendari Badi Farman menegaskan Bahwa Secara Kelembagaan HMI MPO Kendari Sepakat Terlibat Langsung Dalam Aksi Demonstrasi Yang akan dilakukan dalam Waktu dekat Ini.

““Ia kami sudah mempelajari data-data yang disampaikan oleh masyarakat Motui dan secara kelembagaan kami memutuskan untuk terlibat dalam aksi demontrasi bersama masyarakat dan okp lainya, “. Ungkap Badi Farman.

Sementara itu Ketua Umum Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah Konawe Utara (P3D KONUT) Jefri Saat di Temui di Kediamannya Mengatakan bahwa Pihaknya sudah Mengikuti  Pertemuan Yang di Hadiri Perwakilan Masyarakat Kec Motui, Perwakilan Semua Lembaga Dan OKP Dan Kesepakatanya Yah kami Pasti Akan Turun untuk Aksi Demonstrasi.

“Jelas Kami sebagai Pemuda Konawe Utara Mendukung penuh hasil Pertemuan Kemarin Dan Pastinya Saya Sebagai Ketua Umum Akan Konsolidasi terlebih dahulu kepada Teman teman P3D Konut untuk benar benar mengawal Persoalan Ini apa lagi Debu dan Polusi Dan Pencemaran Disana kami lihat sudah Sangat Berbahaya Bagi Kelangsungan Kehidupan masyarakat Kecamatan Motui Dan Sekitarnya, Jelas Jefri

Aktivis Dan Kader HMI ini menambahkan,  bahwa akan Terus mengawal Bahkan Akan Mendesak Gubernur Sultra, DPRD SULTRA, Dan Dinas Lingkungan Hidup Sultra untuk Segera Membuat Surat Teguran Kepada PT OSS atas Dugaan Pencemaran Udara Dan lingkungan Hidup sampai Pihak PT OSS Membenahi apa yang Menjadi Tuntunan Masyarakat Kecamatan Motui

Baca Juga  Leluasa Menggarap Ore Nikel P3D Konut Duga PT Mandiri Perkasa Tak Mengantongi Izin IUJP Dan SKT!!

yah kami pasti Desak Pemerintah Daerah Provinsi Sultra  Karena setau saya Izin Amdal Dan kajian Pasti mereka yang lakukan terlebih dahulu, dan Jika pemerintah Daerah Sultra tidak Mampu mengawal Persoalan ini saya pastikan Akan Membawa Persoalan Ini di Kementerian lingkungan Hidup Dan DPR RI, tutupnya Putra Asli Konawe Utara itu

Komentar

News Feed