oleh

Kuat Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Ternak Di Konawe Mandek , Garpem Sultra Bakal Adukan Ke KPK RI Dan Mabes Polri

PETASULTRA.COM | Berbagai kasus yang ada di Kabupaten Konawe tentunya sangat menyita perhatian masyarakat Sulawesi Tengara terkhusus masyarakat Kabupaten Konawe.

Beberapa waktu yang lalu Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe telah melakukan penyelidikan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (Skpd) di Lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe, Sulawesi Tenggara. Sesuai arahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra. Namun ironisnya sampai hari ini tidak ada transparansi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe terkait penangangan kasus dugaan korupsi tersebut.

Untuk itu Garda Pemuda Sulawesi Tenggara (Garpem Sultra) menyoroti terkait kinerja kejaksaan negeri konawe yang di nilai lambat dan tidak mampu menyelesaikan temuan Kasus Dugaan Korupsi Proyek pengadaan sapi yang di anggarkan pada tahun 2019. 18/03/2021

Sementara itu, telah jelas “Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana yang telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi”.

Sekertaris Umum Garda Pemuda Sulawesi Tenggara (Garpem Sultra) Habrianto mengunggkapkan bahwa Penegakan supremasi hukum di Kabupaten Konawe telah mati suri, Aktivis Sultra tersebut juga menilai bahwa adanya konkalikong yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe dengan Dinas terkait. Bebernya

Baca Juga  Di Yonif 725/Woroagi Asops Kasdam XIV/Hsn Ingatkan Prajurit Harus Kuat Fisik, Jago Beladiri dan Mahir Nembak.

Lanjut Habri, Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk), ada beberapa kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyita perhatian publik, salah satunnya adalah kasus dugaan korupsi Proyek Pengadaan Sapi Tahun Anggaran 2019 di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe. Tentunya ini diharapkan bisa menjadi penguatan bagi Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe dalam penyelidikan.

” Tetapi hari ini, Kejari Konawe tersebut tidak mampu melaksanakan tugas dan kewajibanya dalam menuntaskan berbagai kasus dugaan korupsi yang ada di Konawe, ini merupakan tanda tanya besar, mengapa belum ada yang di tetapkan tersangka”. Pungkasnya

Habri (Sapaan akrabnya) ” sebagai putra daerah saya sangat kecewa terkait kinerja Kejari Konawe dalam menuntaskan kasus tersebut, untuk itu saya akan melaporkan kasus dugaan korupsi tersebut ke KPK RI dan Mabes Polri dan mem pressure sampai tuntas. Tutupnya

Komentar

News Feed