oleh

Terapkan Sistim Bagi Hasil, PT. SRA Siap Serap 2500 Tenaga Kerja di Muna

PETASULTRA.COM-MUNA. Kembalikan kedigdayaan jati Muna, investasi penanaman bibit jati nuklir PT. Seleraya Agri (SRA) pada program pemanfaatan Hutan Tanaman Industri (HTI) disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Daerah Muna.

Hal itu ditandai dengan diresmikan penanaman perdana bibit jati nuklir secara simbolis di HTI Desa Lokologou yang dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, diwakili Direktur Usaha Hutan Produksi LHK, Ir. Istanto, Senin (8/3/2021).

Pencanangan pembangunan HTI jati nuklir dan Agroforestry berbasis pangan dari Muna untuk Indonesia itu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Muna, Rusman Emba-Malik Ditu, Direktur Utama PT. SRA, Ham Juchiro Tampi, Anggota Komisi II DPR RI, Ir. Hugua, Kadis Kehutanan Sultra, Unsur Forkopimda serta para tokoh masyarakat dan agama setempat.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan Nomor SK.736/Menhut-II/2014 tanggal 2 September 2014, PT. SRA sebagai pemegang IUPHHK-HT akan menginvestasikan jati nuklir dengan luas ± 18.980 Ha terletak di Kabupaten Muna dan Mubar.

Direktur Utama PT. SRA, Ham Juchiro Tampi mengatakan, pihaknya menyakini dalam kurun waktu tiga tahun kedepan dapat menanam sebanyak 2,5 juta pohon jati di Muna, dengan membuka lapangan kerja yang menyerap 2500 tenaga kerja dengan sistim bagi hasil.

Baca Juga  Peran Besar Ridwan Bae Dalam Pembangunan Rusun ASN, Rumah khusus Nelayan dan BSPS di Muna

“Bila 2500 pekerja ini dapat menanam 3-5 bibit jati dalam sehari maka hasilnya adalah 2,7 juta pohon dalam setahun,” terang Juchiro dalam sambutannya.

Sambung Juchiro, PT. SRA memilih berinvestasi di Muna karena sejak tahun 1970-1980’an, Muna sangat terkenal dengan kayu jatinya, namun seiring waktu pohon jati semakin berkurang.

Olehnya, PT. SRA ingin mewujudkan Sistem Legibility Bisnis ramah lingkungan guna mengembalikan jati diri masyarakat Muna sebagai penghasil jati berkualitas diluar pulau Jawa.

“Kami juga bekerja sama dengan Cakap.Com memberikan edukasi online berbasis bahasa Inggris, jepang dan mandarin kepada 30 anak-anak Muna berprestasi dan terus bertambah untuk bisa membuka industri pariwisata,” ungkapnya.

Kegiatan Pencanangan pembangunan HTI jati nuklir dan Agroforestry berbasis pangan dari Muna untuk Indonesia itu turut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis bantuan CSR beasiswa kursus bahasa inggris dan sarana olahraga berupa bantuan alat-alat sepak bola oleh Dirut PT. SRA, Ham Juchiro Tampi pada anak berprestasi.

Penulis: Arto Rasyid

Komentar

News Feed