oleh

P3D-KONUT RESMI LAPORKAN DUGAAN ILEGAL MINING PT WANAGON KE MABES POLRI DAN KEMENTERIAN ESDM RI

Jakarta | Persoalan Pertambangan Masih Jadi Permasalahan besar Yang Ada Di Bumi Sulawesi Tenggara terkhusus di Bumi Konawe Utara

Kali ini Mahasiswa Semester Akhir ini Dan Juga Merupakan Putra Asli Konawe Utara  yang kerap Melakukan Aksi Demonstrasi Menyoroti Persoalan Tambang Yang Di Duga marak Ilegal Mining Di Bumi Konawe Utara Terutama Di Blok Mandiodo Kecamatan Molawe Terutama yang tidak dapat di Tolerir adalah aktivitas Pertambangan PT WANAGON ANOA INDONESIA (WAI)

JEFRI (Jeje) Yang Merupakan  Pengurus Besar Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah Konawe Utara (P3D-KONUT)  mengatakan bahwa  “persoalan Pertambangan Di Blok Mandiodo Kecamatan Molawe Kami Duga Sudah Banyak Pelanggaran Mulai Dari Masih Beraktivitasnya Beberapa IUP yang Berstatus Quo Atau Tumpang Tindih Dengan PT Antam sesuai Surat Esdm Sultra  Dengan SK No 5404.521 Tanggal 18 Desember 2018 Tentang Pemberhentian Sementara 11 IUP Termaksud PT Wanagon Anoa Indonesia  yang Tumpang Tindih Dengan PT Antam ,ungkapnya

menurut jefri ” Dugaaan Besar Perusahaan tersebut Menambang Tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), Pencemaran Lingkungan, Penggelapan Dokumen Pengiriman,Tidak Memiliki KTT, Dan Kepala K3 Dan Tersus Yang Tidak Terdaftar Dan Beberapa Pelanggaran Lainnya.”

Baca Juga  Sambut HUT TNI AU ke-73, Lanud HO Gelar Event Fun Bike

apa lagi Kalau Tidak salah PT Wanagon Anoa Indonesia Ini Pernah Di Berikan Surat Teguran Pada Tanggal 18 September 2019 Oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe Utara dengan Nomor surat  660.01/0450. Tentang Belum adanya mengurus Surat Izin TPS-LB3 dan IPCL.  Dan Apa lagi PT Wanagon ini Pernah di Police line oleh Tim Tipidter Mabes Polri Pada waktu itu dan Kita punya Dokumentasinya ,ujarnya

Sementara Itu Divisi Humas Mabes Polri Melalui Nanang zainal Menerima aduan Dugaan Ilegal Mining PT WANAGON ANOA INDONESIA dengan Nomor Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan Nomor : B /1296/II/2021/BAG ANEV Menjelaskan akan Segera Meneruskan Laporan Pengaduan Ini ke Bareskrim Mabes Polri Untuk di tindak Lanjuti Dan Menerangkan agar Mengawal Kasus ini Dan Selalu Berkoordinasi Untuk mengetahui Perkembangannya

Kami P3D Konut Juga Sudah Melaporkan Ke KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL  Melalui DIREKTUR JENDRAL MINERAL DAN BATU BARA Dengan Nomor Aduan 02/B/P3D-KONUT/ II/2021.

Jefri (P3D-Konut) Saat berada di Gedung Kementerian ESDM RI (dok*P3D Konut)

Lanjut Jefri P3D Konut Dengan adanya Laporan Pengaduan ini Kami sebagai Putra Asli Konawe Utara Meminta Agar Setiap Perusahan Tambang Mementingkan Kelangsungan Kehidupan Masyarakat Lingkar Tambang Kedepannya

Baca Juga  Belum Tuntas Di Daerah 11 IUP Akan di Laporkan Ke Mabes Polri Dan Kementerian ESDM RI


Kalau Hutan di Babat Tanpa sesuai Prosedur. Dan pencemaran dimana mana  Kasian kami Yang Berada Di Lingkar Tambang akan Merasakan Dampaknya di Kemudian Hari”,

Kita Juga masih menyusun Laporan untuk beberapa perusahan yang di duga Kuat Melakukan ilegal mining Di wilayah blok mandiodo dan Blok marombo Dan Marombo Pantai, Langgikima dan pasti kita akan laporkan untuk sebagai mana supremasi hukum Harus di tegakkan di bumi anoa terkhusus Konawe Utara. Tutupnya Aktivis Dan Kader HMI itu.

Komentar

News Feed