oleh

Tak Tepati Janji RDP. LKPD SULTRA DESAK DPRD SULTRA MENYURAT HINGGA KE PUSAT

 PETASULTRA.COM – KENDARI Lembaga kajian Pembangunan Daerah Dan Demokrasi Sulawesi Tenggara (LKPD SULTRA) datangi Pimpinan DPRD Sultra, Senin (22/2/2021).

Kedatangan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Eksekutif LKPD SULTRA, Muh Arham tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh.

Dalam pertemuan yang berlangsung , LKPD SULTRA mempertanyakan kinerja DPRD Sultra yang sangat lambat dalam menyelesaikan persoalan dugaan penyerobotan lahan masyarakat Kabaena yang diduga dilakukan oleh perusahaan tambang dalam hal ini PT Rohul Energi Indonesia dan PT Almharig.

Direktur LKPD Sultra Muh Arham menjelaskan bahwa dalam pertemuan Senin pekan lalu telah disepakati oleh Ketua Komisi III DPRD Sultra bahwa persoalan penyerobotan lahan masyarakat di Kabaena akan dibahas dalam forum RDP hari ini, namun faktanya batal digelar.

“Kami datang bertemu dan berdiskusi dengan Ketua DPRD Sultra terkait penyebab lambannya DPRD merespon persoalan penyerobotan lahan warga, padahal seharusnya hari ini RDP seharusnya sudah dilaksanakan”, jelas Arham”., Senin (22/02/2021).

Dalam penjelasannya Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh mengemukakan bahwa DPRD tetap akan mengagendakan RDP untuk menemukan solusi terkait persoalan sebagaimana yang disampaikan oleh LKPD SULTRA dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan dua bulan terakhir ini.

Baca Juga  GEMA SULTRA. BAKAL LAPORKAN PT.ANDALAS KE MABES POLRI DAN ESDM RI ATAS DUGAAN PENAMBANGAN TANPA MENGANTONGI IUP DAN IPPKH.

“RDP akan diagendakan ulang dan tentu tetap akan dilaksanakan, tinggal mencari waktu yang tepat, dan sebaiknya empat hari sebelum pelaksanaan undangan sudah disampaikan agar semua pihak dapat hadir,” ungkap ketua DPRD sultra

Komentar

News Feed