oleh

LKPD Unjuk Rasa di DPRD Sultra ketiga kalinya tuntut dugaan Penyerobotan lahan Warga oleh PT REI

PETASULTRA.COM,Kendari – Aksi Demontrasi Masyarakat yang tergabung dari Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD Sultra) Mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD SULTRA yang ke tiga kalinya.(15/2/2021)

Muh Arham Dirut LKPD Sultra mengatakan,sangat menyayangkan tindakan yang di lakukan oleh pihak PT Rohul Energi Indonesia dan PT ALMHARIG yang di Duga telah dengan sengaja melakukan penyerobotan lahan Warga dalam kegiatan pertambangan di desa lengora Kecamata Kabaena Tengah Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra),ungkapnya

“tindakan tersebut sangat nyata merugikan masyarakat pemilik lahan.apalagi,sampai saat ini pihak menejemen PT REI dan ALMHARIG masih bersikap tertutup terkait masalah ini,yaitu tanpa ada sedikitpun langka untuk mempertangung jawabkan tindakanya,”tuturnya

Lanjut Arham,sementara kerugian warga akibat lahannya telah rusak sangat memperihatinkan dan dapat menimbulkan gejolak social di masyarakat yang dapat mengakibatkan hal hal yang tidak di inginkan

“kami masyarakat Kabaena yang tergabung dalam Lembaga Kajian Pembagunan Derah dan Demokrasi LKPD SULTRA minta pihak Dewan Perwakilan Daerah DPRD Provinsi Sultra agar menghadirkan pihak menejemen PT REI dan PT AlMHARIG,Dinas ESDM dan Dinas Perhubugan,agar melakuakan RDP dengan masyarakat agar menyelesaikan persoalan,”ungkapnya

Suwandi Andi selaku komisi lll DPRD Provinsi Sultra yang menerimah massa aksi dalam RDP mengatakan,pihak DPRD akan memangil kembali pihak Pimpinan atau menejer PT REI dan PT ALMHARIG,Dinas ESDM dan Dinas Perhubungan untuk melakuakan Kembali RDP ,”tutup

Baca Juga  Terus Begulir, SMRC Minta Klarifikasi Hanura Muna Soal Hasil Survei Palsu

Komentar

News Feed