oleh

PT. Wisnu Mandiri Batara diduga tidak mengantongi IPPKH, POROS MUDA desak Bareskrim Polri lakukan penyelidikan

PETASULTRA.COM,Kendari-POROS MUDA Sulawesi Tenggara mendesak Bareskrim Polri untuk segera melakukan penyelidikan atas dugaan Perambahan Kawasan hutan yang diduga dilakukan oleh PT. Wisnu Mandiri Batara yang berlokasi di kecamatan Langgikima Kab. Konawe Utara.(11/2/2021)

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum POROS MUDA Sulawesi Tenggara, Jefri Rembasa, S.T. ia membeberkan bahwa PT. WMB diduga keras tidak mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasam Hutan (IPPKH).

“ berdasarkan data dan penelusuran kami, PT. Wisnu Mandiri Batara ini belum mengantongi IPPKH. Sehingga apapun alasannya, pihak PT. WMB ini belum bisa melakukan aktivitas, baik Ekplorasi maupun Operasi Produksi. Karena dalam Wilayah IUP nya terdapat Wilayah Kawasan Hutan”. Beber Bung Jeff

Kami duga, lanjut Bung Jeff, ada oknum dinas terkait yang memuluskan aktivitas PT. Wisnu ini, karena kami sudah konfirmasi di dinas ESDM bahwa PT. Wisnu ini sudah RKAB.

“Wilayah IUP PT. WISNU MANDIRI BATARA ini seluas 154,80 hektar, dan didalamnya terdapat Kawasan Hutan Produksi terbatas seluas 37,21 Hektar serta kawasan hutan produksi seluas 117,22 hektar. Dan sudah C&C Ke 4”. Terang Mantan Aktivis HMI Kendari ini.

Baca Juga  Kebijakan Pelarangan Mudik Oleh Pemprov Sultra : Eks Mentri Sosial Dan Politik BEM UHO : Orientasi Pemprov Adalah Uang Dan Uang

Pengurus TAMALAKI Sultra ini berharap agar dalam penegakan supremasi hukum dinegeri ini tidak tebang pilih atau ada yang dianak emaskan.

“kami berharap agar siapapun dan apapun dia, jika melakukan pelanggaran maka sepatutnya pihak berwajib melakukan penegakan supremasi hukum seadil-adilnya. Apalagi persoalan perambahan hutan, efeknya dapat menyebabkan erosi dan banjir”. Tutup Alumni Teknik Pertambangan UHO Kendari ini.

Komentar

News Feed