oleh

PP Jamindo Akan Desak Kementerian Dan Mabes Polri Terkait Dugaan Ilegal Mining PT Sriwijaya Raya

PETASULTRA.COM, Kendari| PT. SRIWIJAYA RAYA Adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan berkomoditas nikel, berlokasi di kabupaten konawe utara provinsi sulawesi tenggara, sampai saat ini masih aktif beroperasi tak ada kejelasan izin (ilegal)

Presidium Pengurus Pusat Jaringan Advokasi Masyarakat Indonesia (PP JAMINDO) Muh Gilang Anugrah (MGA) Mengatakan ” dari investigasi pengurus PP JAMINDO kami sangat menduga PT. SRIWIJAYA RAYA berani beroperasi tanpa ada Kepala Teknik Tambang (KTT) dan mencemari pemukiman rumah warga setempat” tegas MGA (11/2/2021)

PT. Sriwijaya raya sampai hari ini diduga masih beroperasi dalam wilayah PT Antam Tbk padahal sudah sangat jelas SK Nomor : 540/4.521 pada tanggal 18 Desember 2018 dan putusan MA nomor 225.K/TUN/2014 tanggal 17 Juli 2014 yang menyatakan bahwa kawasan IUP tersebut milik PT. Antam Tbk. Tetapi hukum mungkin kebal terhadap perusahaan PT Sriwijaya raya ini, kata MGA aktivis nasional tambang itu

Lanjut MGA ” hal tersebut adalah wujud supremasi hukum sangat lemah di negara ini dan ESDM provinsi sulawesi tenggara serasa ada tapi tidak ada, maka dalam waktu dekat kami akan lapor sampai mendesak ke kementrian terkait dan mabes polri guna mempresure dugaan kasus ini sampai ke akar-akarnya Dan Kita Lihat sejauh mana Kekebalan hukum PT sriwijaya Raya ini Yang Dugaan kami besar melakukan Ilegal mining Di bumi Anoa ” tutup MGA salah satu aktivis nasional asal sultra

Baca Juga  P3D Konut : PT KMS 27 Kebal Hukum Atau Melawan Hukum? Di Duga Leluasa Menggarap Ore Nikel Tanpa Tersentuh Hukum!!!

Komentar

News Feed