oleh

JALIN SINERGITAS RUPBASAN KENDARI KUNJUNGAN KE RUTAN PINRANG DALAM RANGKA MENUJU WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI (WBK) DAN WILAYAH BIROKRASI BERSIH DAN MELAYANI (WBBM)

PINRANG – Rupbasan kelas I melakukan Kunjungan kerja di Rutan kelas II B Pinrang yang dibuka secara langsung oleh kepala Divisi pemasyarakatan kemenkumham Sultra bersama dengan upt sesulawesi tenggara


Kunjungan Tim Rupbasan kendari sebanyak 8 petugas dipimpin langsung Kepala Rupbasan kendari (karupbasan), R.Teja Iskandar bersama pejabat struktural dan Tim Wilayah Bebas dari korupsi (WBK)


R.Teja iskandar selaku Karupbasan begitu antusias dan optimis dapat meraih ZI WBK Tahun 2021 setelah melakukan studi tiru ke beberapa satuan kerja peraih ZI WBK, termasuk salah satunya Rutan pinrang. dengan saksama dan serius melihat dan mendengarkan langsung penjelasan Tim WBK Rutan pinrang terkait pembangunan ZI WBK dan WBBM.


“Bahwa poin penting pelaksanaan menuju ZI harus diketahui oleh seluruh pegawai terlebih dahulu,agar kontribusi dari setiap staker bisa menjadi pengembang satker tersebut, kemudian Kerja tim dibawa itu tidak muda,pimpinan itu harus paham dari 6 area perubahan karena sekuat tim ZI bekerja,jika tidak ada kolaborasi dari semua itu akan percuma”. Ungkap wahyu tri utomo selaku Kepala Rutan Pinrang.

Baca Juga  Isu dugaan ijasah Palsu,Camat Baito Belum ada masuk aduannya


Studi tiru di Rutan kelas II B Pinrang menjadi ajang pembelajaran juga bagi seluruh Pokja Setiap upt Sulawesi tenggara terlebih lagi Tim dari Rupbasan kendari,mengingat pelayanan yang harus lebih ditingkatkan dari tahun kemarin demi meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi(WBK).


Lanjut’ Maksud dari kedatangan Rombongan tim kanwil sultra untuk bertukar informasi dengan Rutan pinrang agar dapat diterapkan seluruh upt kemenkumham se Sultra guna mewujudkan WBK dan WBBM”, ujar Kepala divisi administrasi kanwil kemenkumham sultra

Pertukaran informasi yang dimaksud untuk meningkatkan pelayanan yang ada guna memberikan pelayanan terbaik kepada stakeholder maupun pelayanan untuk masyarakat.

Komentar

News Feed