oleh

Bupati Muna: Pinjaman Rp. 400M Diproyeksikan Peningkatan Perekonomian Masyarakat

PETASULTRA.COM-MUNA. Rencana pengajuan pinjaman Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Muna, sebesar Rp. 400 Miliar pada Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI, diproyeksikan pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.

Pinjaman tanpa bunga itu merupakan program pemerintah pusat dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19 bagi daerah-daerah terdampak.

Hal itu dibenarkan oleh Bupati Muna, LM. Rusman Emba, ST. Ia menerangkan jika pengajuan pinjaman dilakukan karena daerah mengalami desivit belanja modal akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Pinjaman itu akan dialokasikan pada kegiatan yang bersifat pelayanan publik untuk peningkatan ekonomi masyarakat dengan skala prioritas seperti pembangunan pabrik jagung, dan pengolahan budidaya rumput laut.

Pengembangan peternakan, pariwisata serta sarana prasarana infrastuktur, rumah sakit dan pasar modern yang menjadi kebutuhan dasar.

“Insya Allah dapat menjawab permintaan masyarakat atas persoalan di Muna selama ini,” ujar orang nomor satu di Bumi Sowite itu saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (13/1/2021).

Mantan senator DPD RI itu menambahkan jika pinjaman Rp. 400 miliar masuk dalam postur APBD tahun 2021 dari Rp. 1,3 triliun menjadi Rp. 1,7 triliun yang bertujuan meningkatkan pembangunan perekonomian daerah yang terdampak pandemi covid-19.

Baca Juga  Kebijakan Pemda Muna Jelang Salat Idul Adha Ditengah PPKM Darurat

“Saat ini masih berproses, kita menunggu” tandasnya.

Penulis: Arto Rasyid

Komentar

News Feed