oleh

P3D-KONUT : PT KMS 27 MASIH OPERASI DAN KEBAl HUKUM ? MASYARAKAT MELAWAN!!!


KONUT— Salah Satu perusahan PT. KARYA MURNI SEJATI 27 Di Duga masih Melakukan eskplorasi dan eskplotasi di Blok Mandiodo Tepatnya di desa Mandiodo kecamatan Molawe Konawe Utara

Pt Karya murni sejati ini Masih eksis melakukan Penjualan Ora nickel padahal IUP PT Karya Murni Sejati 27 Ini adalah tumpang Tindih Dengan perusahaan lain dalam hal ini PT Antam ,Apa Lagi Surat Kepala Energi Dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) SULTRA berNomor 540/4.521 Telah Memberikan Sanksi Administratif Berupa Penghentian Sementara Kepada 11 IUP termaksud PT Karya Murni Sejati 27 Karena Tumpang Tindih Dengan PT. ANTAMTegas Jefri P3D

Tambahnya, Jadi selain Itu Dugaan kami PT KMS 27 ini belum melakukan Rencana Kerja anggaran Biaya ( RKAB) Dan Tidak Mempunya Kepala Teknik Tambang Yang seharusnya Sesuai Peraturan UU Yang berlaku

Kami juga menduga Saham Dari PT KMS 27 ada permasalahan Besar Karena Perusahaan Ini pernah Di Police Line oleh Mabes Polri

Selain itu Kami Juga men Duga pihak Pt KMS 27 Berani memasukan perusahan kontraktor mining,Untuk Menggarap Ora nickel di wilayah IUP Pt KMS 27 Yang Seharusnys Tidak boleh ada Aktivitas apa pun Karena Tumpang Tindih dgn perusahaan lain atau (status Quo) Dan kami punya Dokumentasinya . Tegas Jefri.

Sementara Itu Sekjen P3D Iyang Moita , Menjelaskan bahwa Kuat Dugaan Kami PT KMS 27 ini Melalukan Penjual Ora nickel ke pabrik industri dengan Menggunakan Dokumen Perusahaan Lain untuk memuluskan dalam pengirimam ore nikel ke pabrik industri,dan Bukan hanya itu Komersialisasi Jetty pun di lakukan Karena PT KMS 27 Ini tidak Memiliki Terminal Khusus (Tersus), Kepala K3 Dan sementara sekitar 2 minggu lalu Banyak Terjadi Insiden di Haulling PT KMS 27

Baca Juga  Menpora Jadi Tersangka Jokowi Minta Pejabat Waspada Menggunakan Anggaran

Lanjut jadi Besar Dugaan Kami PT KMS 27 ini sangat Jelas Ilegal Mining yang Dilakukan Sehingga Pihaknya P3D Akan Mempresure Persoalan ini apa Lagi Kami Sebagai Asli Putra Daerah Akan Merasakan Dampaknya

Komentar

News Feed