oleh

Dugaan kerugian Negara Pada pembangunan jaringan Air Bersih Langara Raya Konkep,T.a 2017/2018 Aliansi Satu Nusantara ASN bakal lapokan ke kejaksaan Tinggi Sultra.

PETASULTRA.COM,Konawe kepulauan-Aliansi Satu Nusantara (ASN) Bakal laporkan di kejaksaan Tinggi Sultra pekerjaan pembangunaan jaringan Air bersih di desa langara Kecamatan Wawonii Selatan Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Diduga Pekerjaan yang mark’up.

David Konasongga sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Provinsi, ALIANSI SATU NUSANTRA (ASN) Sulawesi Tenggara saat diwawancarai disalah satu Warung Kopi di kota kendari menuturkan terkait persoalaan pembangunan Jaringan Air bersih di langara raya (DAU) di Kabupaten. Konawe Kepulauan yang melekat pada Satker Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat pada T.a 2017 s/d 2018 yang menelan biaya kurang lebih 14 miliyar rupiah,hingga hari Ini Pekerjaan tersebut sudah mengalami Kerusakan yang cukup parah,Ungkapnyaa.

Lanjut Sekjen ASN Sultra, Berawal Dari Aduan Warga langara Kepada Kami terkait dengan adanya Pembangunan jaringan air bersih tersebut kami tidak tinggal diam,kami langsung turun kelokasi untuk melakukan investigasi serta monitoring dilapangan untuk mengkroscek dan memastikan informasi tersebut.

“Dari hasil investigasi Aliansi Satu Nusantara (ASN) dilapangan,kegiatan tersebut Diduga kuat adanya Korporasi yang terstruktur,Sitematis dan masif untuk melakukan perbuatan yang melawan hukum,pasalnya kegiatan tersebut banyak terjadi kejanggalan dalam pelaksanaanya diduga banyak item pekerjaan yang tidak dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknisnya,sehingga pekerjaan tersebut tidak berjalan maksimal dan telah mengalami kerusakan yang sangat serius,”ungkapnya

Baca Juga  Aksi BPBD Muna Berbagi 2500 Masker, Seketika Ludes Diserbu Warga

Maka dari itu kami yang tergabung dalam Lembaga Aliansi Satu Nusantara Sulawesi Tenggara (ASN-SULTRA) Bersama Masyarakat yang berada di kota kendari akan melakukan aksi unjuk rasa serta melaporkan secara resmi di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Dalam beberapa hari kedepan,sebagai bentuk perlawanan dan sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap sistem atau pembangunan yang amburadul yang tidak memberikan dampak positif terhadap masyarakat kabupaten.konawe kepulaun khususnya desa Langara Raya,Tutupnya.

Sampai berita ini terbit pihak awak media PETASULTRA.COM belum bisa menkonfirmasi pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sultra.

Komentar

News Feed