oleh

Kesatuan Pemuda Mahasiswa Lingkar Tambang. Tegas Mengharamkan TKA Masuk Di Bumi Anoa

PETASULTRA.COM.KENDARI —Beberapa waktu yang lalu terjadi gelombang Demonstrasi penolakan masuknya Tenaga Kerja Asing asal Negeri China yang berakhir dengan Bentrok antara pihak Keamanan Dan massa Aksi hingga larut malam.

Menindak lanjuti hal tersebut terkait kedatangan TKA pada tanggal 7 juli maka kami dari Kesatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Lingkar Tambang akan kembali menggalang kawan kawan dan tidak akan gentar serta mundur dalam gerakan ini, saya pastikan akan menolak bahkan mengharam kan tka masuk di bumi anoa “

Di hubungi via Whatsapp. Rendi Tabara mengatakan dirinya sangat kecewa pada inkonsistensi berbagai pihak di pemerintahan maupun legislatif yang kembali melempem untuk menjaga daerah Sulawesi Tenggara dari Serbuan TKA Negeri China

pada kesempatan yang sama dirinya memastikan telah melakukan konsolidasi guna memastikan jalanya aksi jilid 3 dan telah bersiap dengan segala resiko lapangan.

Yah saya fikir ini adalah bentuk dari perjuangan dan keharusan dari saya sebagai pemuda mahasiswa lingkar tambang guna memainkan peran mewakili segenap masyarakat sulawesi tenggara agar jauh dari serbuan TKA China telah saya izin kepada orang tua untum persoalan, karena ini penting untuk kami suarakan..

Baca Juga  Dukungan Partai Bertambah, Gambaran Peluang Menangnya Petahana di Pilkada Muna 2020

tentu kami juga geram pasalnya masyarakat berjuang melawan covid 19 Dan kesiapan batin masyarakat Sulawesi Tenggara belum siap menerima TKA karena posisi TKA berasal dari wilayah China yang tempat asal covid 19

Dirinya Juga berharap agar semangat teman teman yang masih sama semangat untuk tetap berdiri kokoh dan tidak kemudian mundur selangkah guna tetap sebaris agar cita cita umumnya masyarakat Indonesia Terkhusus sulawesi Tenggara bisa tercapai. Tutupnya.

Perlu di ketahui Tenaga Kerja Asing (TKA) Gelombang Ke Tiga Di Jadwalkan Akan Tiba di Bumi anoa Pada tanggal 7 Juli 2020, Dalam Hal ini Masih banyak Organisasi, lembaga Serta mahasiswa dan masyarakat yang Menolak Kedatangan Mereka.

Penulis : Jefri petasultra

Komentar

News Feed