oleh

Cegah Terjadinya Inflansi Tinggi, Pemda Muna Teken MoU Bersama Pemprov Sultra

PETASULTRA.COM – KENDARI. Wakil Bupati Muna, Ir. H. Abdul Malik Ditu hadiri Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (Rakor-TPID) yang digelar Pemprov Sultra, Senin (25/11/2019) yang dirangkaikan penanda tanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) perdagangan antar Daerah bersama Gubernur, Bupati dan Walikota se-Sultra.

Wakil Bupati Muna, Ir. H. Abdul Malik Ditu yang didampingi, Kabag Ekonomi Setda Muna, La Saliha dan Kadis Pertanian, Anwar Agigi menerangkan, jika rakorda TPID bertujuan meningkatkan sinegritas program untuk mengatasi permasalahan yang menjadi penyebab inflansi tertinggi di Daerah.

Wakil Bupati Muna, Ir. H. Abdul Malik Ditu saat menanda tangani MoU perdanganan. (AR/PETASULTRA.COM)
Serta optimalisasi potensi ekonomi yang ada di masing-masing Daerah guna mendukung pengendalian inflansi. “Demi menjamin ketersediaan maupun keterjangkauan serta mencegah kelangkahan bahan-bahan pokok ditengah masyarakat disetiap Daerah,” ujar Malik Ditu disela Rakorda kepada PetaSultra.Com.

Dikesempatan yang sama, Kabag Ekonomi Setda Muna, La Saliha mengatakan sampai saat ini Kabupaten Muna tidak mengalami kelangkaan yang cukup signifikan, namun tetap berusaha agar dapat mengatasi kelangkahan bahan pokok itu terjadi ditengah masyarakat.

Baca Juga  Presiden Jokowi Apresiasi UMKM Binaan Bank Indonesia

“Jika terjadi kelangkaan sementara Daerah lain mengalami surplus, maka diharapkan kerjasama antar daerah untuk saling menutupi. Inti dari rakor TPID terciptanya kerja sama antar Pemprov dan Pemda se-Sultra melalui nota kesepahaman MoU,” ungkapnya.Diketahui, Rakor TPID yang berlangsung disalah satu Hotel di Kota Kendari dibuka oleh Pelaksana Harian Sekda Pemprov Sultra, Drs. La Ode Mustari.

Penulis: (AR/*)

Komentar

News Feed