oleh

INI TULIS DENNY JA TENTANG SEKUNTUM BUNGA UNTUK PAK POLISI DAN PAK TENTARA

PETASULTRA.COM – JAKARTA.

Kepada Pak Polisi
Teruntuk Pak Tentara
Terimalah Sekuntum Bunga
Tanda terima kasih

Rosa nama mahasiswi itu
Hari Kamis 23 Mei
Di tahun Pemilu Presiden, 2019
Dari kebunnya yang asri
Dipetik dua tangkai bunga
Dibawanya ke pusat kerusuhan
Satu untukmu, pak Polisi
Satu untukmu, pak Tentara

Hari itu Ibu pertiwi menangis
Anak negeri terluka
Terbelah oleh rebut kuasa (1)
Terbelah oleh paham agama (2)

Pemilu sudah usai
Tapi kerusuhan baru dimulai

Ya Allah kini mereka berhadapan
Berebut kotak suara
Saling lempar di jalan
Saling maki di Masjid
Serang serang di TV

Mereka punya prasangka
Mereka juga punya senjata
Mereka punya kata
Karena mereka punya rencana

Ini negeri masih goyah
Hatinya mudah luka
Badannya mudah pecah
Jiwanya rawan dusta

Apa jadinya jika pak polisi tak siaga
Jika pak tentara tak waspada
Negeri porak poranda
Lebih banyak air mata dan darah

Rosa nama mahasiswi itu
Sekuntum bunga disematkannya
Di dada dua perwira
Dibisikannya :
Terima kasih pak Polisi
Terima kasih pak Tentara
Terima kasih menjaga Ibu Pertiwi

Baca Juga  Denny Ja Nyatakan Klaim Kemenangan Prabowo Adalah Sebuah Blunder

Rabu (29/052019)
(Setelah Selesai Kerusuhan)

Notes:

(1) Embrio kerusuhan dimulai tanggal 21 Mei 2019, setelah KPU mengumumkan Jokowi – Ma’ruf memenangkan pemilu presiden. Menkopohulkam Wiranto mengabarkan kerusuhan itu didesain untuk menggulingkan Jokowi.

(2) Pembelahan agama dalam pemilu presiden semakin dalam. Jokowi menang telak di provinsi yang mayoritasnya non – Muslim seperti di Bali, Sulut, NTT dan Papua. Jokowi juga menang di provinsi yang banyak Muslim NU seperti Jawa Timur, Muslim abangan seperti Jawa Tengah. Tapi Jokowi kalah telak di Aceh, Sumbar, Riau, Banten dan Jabar.

[artikel number=5 tag=”tni”]

Komentar

News Feed