oleh

Isu Bakal Dihentikan, Karyawan PT.Paramita dan Masyarakat Siap Duduki Dinas ESDM Sultra

PETASULTRA.COM : KONUT- Pasca beredarnya isu pemberhentian aktivitas PT.Paramita Persada Tama (PPT). Seluruh karyawan perusahaan tambang yang beroperasi didua desa yakni Desa Boedingi dan Boenaga, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggata (Sultra) ini,sontak melakukan protes keras.

Selain itu. Jika benar terjadi, maka seluruh karyawan PT.PPT dan masyarakat disana juga bakal siap menduduki Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ditemui dilokasi Sabtu, (13/4/2019),Jufri yang merupakan salah satu karyawan diperusahaan tersebut menjelaskan bahwa jika PT.PPT di tutup, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak menyambangi dan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di kantor Dinas ESDM Sultra.

“Untuk itu sampai ada kepastian hukum yang jelas dari ESDM, apalagi mau ditutup atau diberhentikan dengan alasan yang tidak jelas. Saya bersama karyawan lainya akan siap turun langsung ke ESDM, “tegasnya

Sebab menurut Jufri, kehadiran PT.PPT sungguh membantu dalam meningkatkan taraf hidup warga disana. Olehnya itu, jika di hentikan maka seluruh karyawan perusahaan ini siap pasang badan.

Baca Juga  Terkesan Lambat Usut Dugaan Korupsi di Mubar, JPM Ancam Agar Kajari Muna Dicopot

” Dengan hadirnya perusahaan ini, saya bekerja dengan baik, tenang dan nyaman. Dimana sebelumnya saya sebagai nelayan penghasilnya juga kadang-kadang tidak cukup untuk menghidupi keluarga. Nah kalau sampai perusahaan ini di tutup kami siap pasang badan untuk perusahaan ini, “bebernya

Ditempat yang sama, Public relation sekaligus Manager Legal PT.PPT Muh Andi Safriasnyah mengatakan bahwa Pihak ESDM tidak serta merta bisa langsung menghentikan perusahaan begitu saja tanpa ada penjelasan pasti terkait apa pelanggarannya.

” Begini Kabid Minerba Yusmin tidak bisa langsung mau menghentikan perusahaan ini begitu saja, pelanggaran yang mana kami lakukan. Dan penghentian perusahaan tambang itu tidak segampang yang dia fikirkan, “beber Andi

Olehnya itu lanjut Andi, ada banyak warga yang menggantungkan hidup di perusahaan PT.PPT, dan jika dihentikan maka bagaimana nasib warga yang bekerja keras menghidupi keluarga mereka disini.

” Seandainya ditutup bagaimana nasib mereka disini, ada banyak kepala keluarga yang menggantungkan hidup diperusahaan kami. Dan apa tega mereka (Dinas ESDM) melihat warga disini tidak makan. Tidak perlu saya bicara banyak, silahkan ESDM turun ke lokasi dan bisa tanya-tanya warga disini, bagaimana pandangan mereka ke perusahaan kami dan apa saja yang kami lakukan untuk mereka, bisa ditanya langsung ke warga, “pungkasnya

Baca Juga  Dugaan kerugian Negara Pada pembangunan jaringan Air Bersih Langara Raya Konkep,T.a 2017/2018 Aliansi Satu Nusantara ASN bakal lapokan ke kejaksaan Tinggi Sultra.

Laporan : Ifal Chandra

 

 

Komentar

News Feed