oleh

Raker Kesda di Kendari, MenKes RI Apresiasi Angka Penurunan Gizi Buruk di Sultra

PETASULTRA.COM : KENDARI – Menteri Kesehatan (MenKes) RI Nila Djuwita F Moeloek, baru-baru ini melalukan Rapat Kerja (Raker) Kesehatan Daerah (Kesda) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Zahra Kendari, Jumat (29/3/2019).

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Ketua DPRD Provinsi Sultra, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Sultra, Walikota Kendari, Walikota Baubau, beberapa Bupati se Sultra, beberapa Kadinkes se Kabupaten/Kota di Sultra, Beberapa Kepala Puskesmas (Kapus) Se Sultra, serta instansi lainnya.

Dalam sambutannya, Nila Juwita mengapresiasi kepada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sultra atas turunnya angka penderita Stunting (gizi buruk) dari 42,6 persen menjadi 28,7 persen.

“Ini merupakan hal yang perlu diapresiasi karena angka stunting di sultra turun 15 persen dibawah standar nasional dimana penurunan stunting nasional yang hanya 37 persen menjadi 30 persen saja, “ungkapnya

Meski begitu, menurut Menkes Air Susu Ibu (ASI) ekslusif di Sultra, rupanya masih tergolong dalam kategori rendah.

Baca Juga  ESDM Sultra Benarkan CV. Tanggobu Jaya Hanya Miliki IUP Eksplorasi

” Jadi satu yang negatif yakni ASI eksklusif di Sultra hanya 58 persen, hal ini harus ditingkatkan mengingat pola ASI selama 2 tahun ini mampu menciptakan generasi yang berkualitas,  karena saya percaya apa yang diberikan oleh yang maha kuasa ini tidak ada samanya,”beber dr Nila Djuwita F Moeloek

Sementara itu saat ditemui usai kegiatan, Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas menjelaskan bahwa kedatangan Menkes RI, merupakan kegiatan program Sultra sehat, dimana hal tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi kesehatan masyarakat Sultra.

” Kedatangan Menteri Kesehatan ini terkait dengan program Sultra sehat yakni konektifitas antara program nasional bidang kesehatan dan program di daerah Sultra, bagaimana meningkatkan gizi yang baik , pembinaan kesehatan ibu anak, penurunan angka kelahiran, kemudian beberapa penyakit yang menonjol seperti stroke,  jantung, hipertensi dan kencing manis,”ucapanya

Untuk itu, Mantan Bupati Konawe dua periode ini sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas Raker Kesda yang dihadiri langsung oleh Menkes RI. Dimana kujungan itu merupakan salah satu langkah positif bagi Pemerintah Provinsi untuk lebih memperhatikan Kondisi kesehatan bagi masyarakat di bumi anoa ini.

Baca Juga  Kompak Halau Covid-19, Kapolsek dan Danramil Pammana Perkuat Penyebaran Informasi

[artikel number=5 tag=”kpk”]

Laporan : Ronal Satriatama

Editor     : Ifal Chandra

Komentar

News Feed