oleh

Gelar Deklarasi FWSS, Hugua Sosialisasikan Tiga Kartu Sakti Jilid II Jokowi

PETASULTRA.COM :KENDARI – Kegiatan deklarasi dukungan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Jokowi-Ma’aruf oleh Forum Warga Sulawesi Selatan (FWSS) Sulawesi Tenggara (Sultra) disambut baik Sekretaris TKD Sultra, Ir Hugua.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Zahra Kendari, (23/3/2019). Dipadati kurang lebih 500 relawan FWSS.

Dalam sambutannya Mantan Bupati Wakatobi dua periode ini juga mengapresiasi atas keputusan terbaik keluarga besar Sulsel untuk memenangkan Jokowi-Ma’aruf pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 April mendatang.

” Jadi ini adalah keputusan terbaik saudara-saudaraku. Karena Jokowi-Ma’aruf merupakan pilihan yang tepat, untuk mengantarkan Indonesia Maju dan lebih,”ungkap Hugua.

Caleg DPR RI dari PDIP ini juga masih terus mensosialisasikan program kartu sakti jilid II Jokowi. Yang dinilainya melengkapi program ketiga kartu sebelumnya.

Disebutkannya juga bahwa, kartu sakti yang pertama merupkan kartu kuliah. Sehingga dengan kebijakan ini, generasi bangsa bisa melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri dan dibiayai oleh negara.

“Nah, inilah bentuk komitmen Pak Jokowi untuk meningkatkan kualitas SDM bangsa kita ini,” beber Hugua

Baca Juga  Ribuan Simpatisan Teriakan "Lanjutkan Dua Periode" Saat Antarkan Rusman Emba Mendaftar ke PDIP

Kemudian lanjut Ketua PHRI Sultra ini menjelaskan,”Terus pada kartu kedua adalah sembako murah, dengan kartu itu masyarakat akan mendapatkan subsidi kebutuhan pokok 20 hingga 50 persen. Pada dasarnya, pemerintah menjaga kestabilan harga bukan menurunkan. Karena kalau diturunkan harga, tentu petani yang akan merasakan dampaknya. Makanya langkah yang bijak adalah menstabilkan harga,” papar Mantan Calon Wakil Gubernur Sultra ini

Selanjutnya tambah Ir Hugua, pada kartu ketiga adalah pra kerja yang diperuntukan bagi pemuda dan pemudi bangsa Indonesia yang belum mendapatkan pekerjaan. Mereka akan diberikan pembekalan dan pelatihan life skill (kecakapan hidup), baik di dalam maupun di luar negeri.

“Perlu diketahui dalam waktu enam bulan hingga satu tahun, mereka yang sedang mengikuti pelatihan dan belum bekerja akan diberikan honor untuk biaya hidup,” jelas Hugua.

Sehingga,program tiga kartu sakti ini kata Hugua merupakan jawaban atas kebutuhan rakyat Indonesia. Untuk itu keputusan memilih Jokowi-Maaruf merupakan bentuk kontribusi masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Maju.

Laporan : Rosalina

Baca Juga  Silaturahim Rajiun Tak Prosedural, Nyaris Ciptakan Kegaduhan Sosial

Editor     : Ifal Chandra

Komentar

News Feed